30 Agustus 2019

morula ivf makassar, solusi bagi para pejuang garis dua


Setelah berhasil menjawab pertanyaan netizen tentang “kapan menikah?”, pasangan suami istri kemudian akan diteror oleh pertanyaan “kapan punya anak?”. Ini yang terkadang cukup mengganggu mental mereka yang sedang berbahagia menikmati kehidupan yang baru.

Tak bisa dipungkiri, setiap mereka yang sudah terikat dalam perkawinan pasti sangat mengidamkan memiliki buah hati sebagai pelengkap kebahagiaan rumah tangga. Namun pada kenyataannya, tidak semua pasangan bisa dengan mudah untuk mendapatkannya. Beberapa orang dituntut untuk berusaha lebih ekstra. Sama halnya tentang jodoh, urusan anak adalah tentang rezeki. Jadi daripada sibuk bertanya tentang kapan punya anak, sebaiknya didoakan saja ya. hehe.

Morula IVF Makassar merupakan klinik program perencanaan kehamilan dengan bantuan teknologi pertama yang hadir di Kota Makassar sejak tahun 2017. Terletak di lantai 9 Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Urip Sumoharjo nomor 43 Kota Makassar.

Morula IVF Makassar telah membantu 3,465 pasangan yang mendambakan buah hati yang bukan saja berasal dari kota Makassar tetapi hampir dari semua kota di Indonesia Timur, dan untuk persentase kehamilan mencapai 30%  dari siklus fresh cycle. Morula IVF Makassar sendiri telah menduduki posisi peringkat ke 6 siklus terbanyak dari 34 center bayi tabung di Indonesia tahun 2018.

Salah satu yang menjadi sebab pasangan suami istri belum dikaruniai seorang anak adalah karena adanya faktor ketidak suburan. Di antara berbagai metode mengatasi masalah ketidak suburan (infertilitas) pasangan suami istri, bayi tabung (in vitro fertilization, IVF) memiliki angka keberhasilan tertinggi, mencapai 40-50%. Terlebih, dengan penerapan teknologi terkini yang mampu mengatasi kasus-kasus infertilitas dengan tingkat kesulitan tinggi.

Layanan Morula IVF Makassar meliputi:
  1.  Program Kehamilan dibantu - In Vitro Fertilisation (IVF) dan Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI), Intra Uterine Insemination (IUI), pembekuan sperma dan embrio.
  2. Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI). 
  3. Time Lapse. 
  4. Layanan akupunktur khusus infertilitas dan kehamilan.
  5. Layanan konsultasi kesehatan pria.
  6. Layanan PESA/TESE.
  7. Layanan konseling psikologi dengan psikologi klinis. 
  8. Jasa laboratorium spermatologi - analisa sperma dan pencucian sperma. 
  9. Bank sperma dan embrio. Dengan alat-alat kedokteran terkini, serta prinsip High End dan High Tech dengan perawatan khusus dan profesional disetiap tahap.
Ketika akan melakukan program kehamilan di Morula IVF Makassar, pada proses registrasi, setiap pasangan wajib membawa fotokopi KTP suami isteri dan buku nikah yang dikeluarkan resmi oleh catatan sipil/ KUA. Tujuannya adalah untuk memastikan pasangan yang datang merupakan pasangan yang sah menurut hukum. Dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan fisik suami istri, pemeriksaan laboratorium (hormon, sperma, dan sel telur), kemudian penentuan program yang cocok.

Lalu bagaimana Morula IVF Bekerja?

Pertama, pada pasien yang tidak didapatkan sperma saatanalisa sperma (azoospermia) dapat diupayakan dengan teknologi pengambilan sperma langsung dari testis, melalui prosedur Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA) atau Testicular Sperm Aspiration (TESA). Kemudian, teknologi canggih berikutnya ialah Intracytoplasmic Sperm Injection(ICSI), dimana proses pembuahan (fertilisasi) dilakukan dengan cara menyuntikkan satu sperma terpilih langsung ke dalam sel telur. Dengan teknologi ICSI, penolakan sel telur terhadap sperma suami juga bisa dihindari.  Berbeda dengan cara konvensional yang memerlukan sekitar 40.000 sperma untuk membuahi satu sel telur, serta kemungkinan kegagalan fertilisasi karena penolakan sperma suami oleh sel telur istri.

Selanjutnya, yang lebih maju dari ICSI adalah teknologi Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI).
Teknologi ini serupa ICSI, namun pemilihan sperma terbaik dilakukan lebih detail menggunakan mikroskop khusus yang bisa memperbesar penampakan sperma hingga 6.000 kali. Dengan teknologi IMSI, kecacatan bentuk pada sperma bisa terdeteksi sebelum fertilisasi. Sperma yang mempunyai bentuk tidak sempurna akan berakibat pada perkembangan embrio yang kurang baik dan berakhir dengan gagalnya program bayi tabung.

Teknologi IMSI merupakan pengembangan ICSI untuk menyeleksi sperma dengan lebih detail menggunakan mikroskop dengan kemampuan pembesaran sangat tinggi. Teknik ini memungkinkan ahli embriologi memilih sperma terbaik untuk proses fertilisasi. Dengan teknik ICSI, seleksi sperma dilakukan dengan pembesaran 40 kali, sementara dengan IMSI pembesaran bisa sampai 6.000 kali.

Tahun 2003, tim Bartoov melaporkan hasil penelitian di mana prosedur seleksi sperma dengan  teknik IMSI terbukti meningkatkan angka kehamilan bagi pasangan dengan kegagalan yang berulang. Pasangan yang menggunakan teknik IMSI mengalami kehamilan sangat signifikan (66%), dibandingkan dengan pasangan yang hanya menggunakan teknik ICSI (33%). Sperma yang buruk akan memengaruhi kualitas embrio. Kualitas embrio yang buruk meningkatkan kegagalan kehamilan.

Minggu, 25 Agustus 2019. Senang sekali saya dan beberapa teman dari Blogger Makassar bisa turut menghadiri perayaan eksistensi Morula IVF Makassar yang ke-2 tahun. Dengan menghadirkan para dokter yang ahli di bidangnya sebagai pembicara. Diantaranya dr. Sriwijaya, Sp.OG (K) dan dr. Rossy Sintya Marthasari, Sp.And. Banyak sekali ilmu baru yang kami dapatkan di event ini. Salah satunya tentang bagaimana proses sel sperma membuahi sel telur yang dapat menyebabkan kehamilan.

dr. Sriwijaya, Sp.OG (K) (photo by Prima)
dr. Rossy Sintya Marthasari, Sp.And (photo by Prima)
Tya Ariestya, bintang tamu pada event kali ini. Yang juga merupakan member dari Morula IVF. Ia menceritakan bagaimana perjalanannya sebagai seorang perempuan yang melakukan program di Morula IVF demi mendapatkan buah hati idaman. Sempat gagal 1 kali tidak membuatnya menyerah untuk terus mencoba. Hingga kini, ia sudah mendapatkan 2 orang anak dengan bantuan Morula IVF.

Dan satu pesan penting Tya Ariestya untuk para perempuan yang sedang menjalani program kehamilan, yaitu untuk menghindari stress yang berlebih. "Semakin kita stress, akan semakin sulit bagi kita untuk berhasil dalam program ini", ucapnya

Tya Ariestya (photo by Prima)
Diulang tahunnya yang ke-2 ini, Morula IVF Makassar melakukan peluncuran teknologi terbaru kedua untuk meningkatkan keberhasilan bayi tabung yang bernama Time Lapse. Memegang peranan penting dalam tahapan pemilihan embrio terbaik, penggunaan Time Lapse sangat perlu untuk dipertimbangkan. Time Lapse digunakan untuk mengamati perkembangan sel embrio, sehingga embrio dengan perkembangan atau pembelahan sel yang tidak normal dapat diketahui. Dengan kualitas embrio yang baik, akan membantu meningkatkan keberhasilan program bayi tabung.

Di Indonesia, teknologi IMSI masih baru dan diterapkan di beberapa klinik fertilitas, sedangkan untuk Time Lapse sendiri hanya ada 4 center klinik bayi tabung di Indonesia yang memilikinya termasuk Morula IVF Makassar. Kedua teknik ini dapat menjadi harapan baru bagi pasangan yang ingin menimang buah hati.

Perayaan ulang tahun Morula IVF Makasar kali ini sekaligus dirangkaikan dengan penayangan perdana film pendek yang berjudul “Cucu” persembahan dari Morula IVF Makassar. Dengan menghadirkan Fildzah Burhan, Ikram Nur, Tumming dan Abu sebagai aktor dan aktris pada short movie ini.

Morula IVF Makassar berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sepenuh hati dengan layanan pelanggan yang terstandar dan tentunya lokasi yang mudah dijangkau dan tepat berada di tengah kota Makassar, baik pelanggan dari kota makassar maupun dari luar kota akan sangat mudah menjangkau tempat ini yang berlokasi di RS. Awal Bros Makassar.

Semoga Morula IVF Makassar senantiasa menjadi jalan keluar bagi semua pejuang garis dua ya.. Amin. 

Label: ,

21 Agustus 2019

Kaledo, makanan khas palu di kabupaten maros



Palu merupakan salah satu kota yang banyak menyimpan kelezatan kuliner. Karena saya belum pernah kesana, tentu semua yang saya ceritakan tentang Palu adalah hasil dari cerita teman-teman saya yang berasal dan atau domisili Palu.

Setiap ada teman yang akan berkunjung kesana, saya tidak pernah lupa meminta tolong untuk dibelikan roti kepang. roti dengan bentuk lonjong, lebar, dan pipih (ya begitulah kira-kira haha) seperti kepangan rambut. entah bagaimana ceritanya, dulu roti tersebut hanya bisa didapatkan di palu. 

bertahun-tahun hanya mengenal roti kepang sebagai makanan asal Palu, ternyata ada satu makanan yang bernama kaledo. Setelah saya mencari tau, kaledo ini merupakan singkatan dari kaki lembu donggala. Dan lagi, menurut cerita teman-teman saya, disana ternyata memang gampang sekali menemukan lembu. Binatang menyerupai sapi yang memiliki punuk di bagian atasnya. 

Kaledo ini disajikan dengan kuah yang terbuat dari kaldu sup biasa. Untuk menambah sensasi dalam merasakan nikmatnya, kita membutuhkan sedotan untuk menikmati sumsum yang ada didalam tulang.




Jika ingin mencoba sajian kaledo, apakah harus ke Palu? tentu saja tidak. di Kabupaten Maros, sekitar 40an kilometer dari kota Makassar, ada rumah makan yang menyediakan menu kaledo sebagai salah satu hidangan utama. Disini kita dapat merasakan sensasi kesegaran Kaledo dengan pemandangan hijau.

Rumah makannya bernama Bukit Syafa, terletak di jalan poros Kabupaten Maros, tidak jauh dari kawasan Bantimurung. Dan setelah beberapa kali kesana, sayang sekali rasanya jika tidak meninggalkan jejak disini (di blog ini maksudnya haha)



Daftar Menu
Selain menyediakan kaledo sebagai salah satu menu utama, terdapat pula palekko (makanan khas pinrang dan sidrap), ayam goreng, dan menu umum lainnya. Tapi saya pribadi, tentunya bersama teman-teman saya, selalu datang jauh-jauh dari makassar hanya untuk menikmati kaledo yang enak sekali. Oh iya, rumah makan ini direkomendasikan oleh teman saya yang bernama kak farild.



Suasana rumah makan

Interior dibuat sangat menarik dengan beberapa ventilasi udara, sehingga rumah makan ini tidak menggunakan pendingin ruangan. Sayang sekali kita akan sedikit merasa kepanasan ketika berkunjung kesana di siang hari. Tapi kabar gembiranya adalah, gerah yang kita rasakan bisa sedikit terobati oleh angin alami yang berhembus dari luar rumah makan, Jadi sama sekali tidak mengganggu suasana hati kita yang sedang menikmati hidangan (apa sih :p)





Pemandangan Belakang Rumah Makan




RM Bukit Syafa ini berada di pinggir jalan poros Maros menuju Kabupaten Bone, dengan interior menarik dan view belakang berupa sawah dan gunung yang indah sekali. Namun sayangnya, pemandangan sawah kali ini tidak sehijau biasanya, kemungkinan masa panen sudah selesai. Tapi ini tidak mengurungkan niat saya untuk berfoto, meskipun pakaian saya waktu itu sangat tidak nyambung dengan suasananya. Prinsip saya, eksistensi tetap nomor satu wkwk.

So, untuk yang rindu atau penasaran mencoba kaledo, bisa langsung main-main ke Kabupaten Maros ya.

Sekian cerita dari saya, sampai jumpa di cerita-cerita berikutnya ya... dadah


Label: ,