Surat untuk gita, bidadari surgaku

by - 21.26



Dear Nagita Alesha Rusadi, tidak terasa 5 tahun sudah berlalu. 10 Mei 2014, ami melahirkanmu dengan proses persalinan normal yang begitu panjang, penyakit asma yang tidak pernah kambuh lagi tiba-tiba muncul pas lahiran. sampai akhirnya dokter harus mengambil tindakan untuk menarikmu keluar dari perut ami dengan detak jantung yang sudah sangat lemah. Kurang lebih 30 menit di dunia tanpa tangisan, mungkin saat itu sudah waktunya kau untuk langsung pergi menghadap Allah. tapi beberapa saat kemudian, harapan kami muncul karena kau sudah mulai mengeluarkan tangisan setelah beberapa kali dokter menepuk-nepuk dadamu. mungkin sebelum itu kau sedang melakukan negosiasi kepada Allah agar diberi waktu beberapa lama untuk hidup bersama kami.

Dear Gita, taukah kau nak?
kau adalah kebahagiaan pertama bagi ami dan papi setelah kami harus menunggu hampir 2 tahun dengan penuh harap segera diberikan buah hati. Kau hadir membawa keceriaan untuk kami semua. Kau mengajarkan ami tentang bagaimana menjadi seorang ibu. Kau mengajarkan ami tentang bagaimana jam tidur menjadi tidak normal (hehehe)

2 bulan 3 hari, waktu yang cukup singkat bagi kami untuk merawatmu. tapi saat itu Allah menunjukkan kuasanya, mengambilmu kembali lewat kecelakaan mobil yang menimpa kita sekeluarga. Saat itu ami sempat menyesali sesuatu. kenapa hanya kau yang diambil Allah? kenapa tidak sekalian kita “pulang” saja kesana bersama. tapi ami menyadari satu hal. saat itu hanya kau yang tanpa dosa, yang ketika kembali ke sisi Allah bisa langsung menjadi bidadari surga, beda dengan kami yang masih penuh dosa yang mungkin harus ditebus didunia ini, itulah kenapa kami masih dibiarkan tinggal. 

Gita sayang, ami sama sekali tidak menyalahkan takdir. mungkin memang hanya 2 bulanan Allah mengizinkan kami merawatmu. terima kasih nak, kau benar-benar mengajarkan kami ilmu ikhlas yang sesungguhnya. 

Kau tau kan? saat ini ada adikmu Alfa yang kembali dihadiahkan Allah sebagai pelipur lara untuk kami nak. minta sama Allah ya supaya adik Alfa bisa selalu menemani kami sampai tua nanti. Amiin. 

Selamat berusia 5 tahun anakku. ami yakin kau sudah tumbuh menjadi gadis cantik disana. tapi nak, kenapa selama ini kau tidak pernah mengunjungi ami dalam mimpi? padahal ami begitu merindukanmu. ami penasaran bagaimana rupamu sekarang. Sesekali datanglah, ceritakan kepada ami bagaimana kau disana bermain bersama teman-temanmu. 

ini beberapa foto yang dulu sempat ami ambil sewaktu gita masih hidup. waktu itu rencananya foto-foto ini akan ami perlihatkan kepadamu sebagai kenangan pengingat masa kecil saat kau beranjak dewasa. tapi ternyata tanpa disadari, ami mengambar fotomu untuk menjadi kenangan untuk ami sendiri :’)

Beberapa jam setelah Gita lahir. Lucu yaa
Gita umur 2 hari

Dibikinin alis sama onty tiwi hahahaa

Gita pas Aqiqah

Ini umur berapa hari ya lupa hehe








Pertama dan terakhir kali Gita ke Mol





Perjalanan pulang ke Sinjai, dijemput lamgsung sama Oma dan Bapak




Berfoto bersama Ami, Ummi dan Oma sebelum pulang ke Makassar. Siapa yang menyangka ini adalah foto terakhir kita Nak :')
semoga kau bahagia disana sayangku. ami menyayangimu, Anakku ❤️

You May Also Like

6 komentar

  1. Auto mewek ������ gita sayang walau belum pernah bertemu , tante senang sekali liat fotonya gita :)
    Oh iya nama tante gadis hehe temannya ami, insyaAllah akan selalu buat amita ketawa di nak. Bahagiaki disurga, nnt klo ami ga ada disurga mnt sm Allah ya utk tarik ami ta kesurga sekalian tante dan kluarga. Miss you nak ❤️

    BalasHapus
  2. si anak cantik yg punya mata indah.. jemput ami sm papinya d surga yah nak 😘😘

    BalasHapus
  3. Gita anak cantik suatu saat dirimu yang akan menjemput Ami dan Papa di pintu surga, inshallah. Be strong Masra ��, *hugs

    BalasHapus
  4. Subhanallah, auto mewek bacanya :'(
    insya Allah Gita nanti yang jemput Ami dan Papinya di surga.
    Big hug for you, Masrah.

    BalasHapus
  5. cantik sekali bayinya :). kadang untuk belajar ikhlas, kita harus melewati ujian yg terasa berat sekali ya mba.. tp Allah pasti tau apa yg terbaik utk umatnya.. dan ga mungkin Dia memberikan cobaan yg ga sanggub kita tanggung.. I feel you... krn aku prnh merasakan ini dulu ... *pelukmbamasra

    BalasHapus