pengecekan sertifikat tanah di BPN, datang langsung aja yuk...

by - 04.57


Untuk para Bankers, Developer atau yang sering bergelut di urusan jual beli aset, mungkin sudah sangat familiar dengan yang namanya pengecekan sertifikat. Namun bagi yang belum tau, saya coba jelaskan sedikit ya. Jadi pengecekan sertifikat adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui data fisik dan data yuridis yang tersimpan dalam peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur dan buku tanah seperti yang tercantum dalam Pasal 34 PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.  Dan satu-satunya Pihak yang Berwenang untuk memutuskan status suatu sertifikat tanah adalah Badan Pertanahan Nasional (BPN), yang masih belum ada gambaran, coba deh lihat baik-baik sertifikat atas tanah yang dimiliki kemudian perhatikan halaman demi halaman didalamnya. hehe

Jika tidak terdapat catatan dalam buku tanah atau sertifikat dinyatakan bersih, maka BPN akan membubuhkan tanda bahwa sertifikat sesuai dengan buku tanah, dengan adanya tulisan:
“Telah diperiksa dan sesuai dengan daftar di Kantor Pertanahan” (pengecekan dengan membawa sertifikat asli)
Jika membawa copy sertifikat (biasanya dalam kondisi sertifikat asli sedang dijaminkan di Bank), BPN akan mengeluarkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT)

Nah dalam dunia Perbankan, khususnya saya sebagai Staff Legal saat itu, kami sering sekali melakukan kegiatan ini untuk memastikan sertifikat yang akan dijaminkan oleh nasabah pembiayaan dapat dijadikan Agunan di bank, juga untuk keperluan lelang aset yang diambil alih oleh Bank. Dan biasanya, kami bekerja sama dengan Notaris rekanan untuk melakukan pengecekan sertifikat ini dengan biaya antara 250rb - 300rb untuk tarif normal (selesai maksimal 5 hari kerja) dan 700rb - 1jt untuk percepatan pengecekan (bisa selesai 1 hari), biaya tersebut sudah termasuk fee atau biaya jasa Notaris.

Beberapa hari yang lalu, saya melakukan pengurusan pengecekan sertifikat, mencoba untuk datang langsung ke BPN (tidak melalui jasa Notaris), mengambil nomor antrian kemudian menuju loket yang disediakan untuk memasukkan surat permohonan pengecekan sertifikat. menunggu sejenak untuk mengisi formulir permohonan pengecekan kemudian dilakukan verifikasi identitas dengan data di sertifikat. Antrinya sih lumayan panjang ya, tapi tidak menjadi masalah karena disiapkan kursi untuk duduk, ruangannya dilengkapi AC pula, jadi menunggu lama juga tidak masalah bagi saya. Setelah itu saya diminta melakukan pembayaran di kasir sebesar Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah), murah gak tuh? hihi..

Suasana Loket Pembayaran 

Ada Ruang Menyusui juga loh....

Dan setelah itu diminta untuk menunggu maksimal 3 hari dan akan dihubungi ketika hasil pengecekan sertifikat sudah keluar.
2 hari kemudian, saya ditelepon oleh pegawai BPN, yang memberi info bahwa pengecekan sertifikatnya sudah selesai dan bisa diambil ke BPN.
Sesampainya disana, kembali mengambil nomor antrian untuk pengambilan sertifikat, menunggu lagi agak lama karena BPN ini memang termasuk salah satu kantor pelayanan yang selalu ramai oleh pengunjung.

Loket Pengambilan Sertifikat
Sekitar setengah jam menunggu, tiba giliran nomor antrian saya dipanggil petugas. Kembali melakukan verifikasi identitas, dan langsung menerima sertifikat yang sudah diberi keterangan oleh Badan Pertanahan Nasional.

Naaah terlihat jelas kan lebih murah melakukan pengecekan langsung di BPN, lebih mudah pula untuk mengetahui secara langsung status sertifikat kita di BPN. Tapi untuk yang males ngantri lama-lama dan memang tidak masalah dengan biaya, boleh minta bantuan Notaris untuk melakukan pengurusannya deh, tentunya dengan surat kuasa pemilik sertifikat kepada Notaris ya.. hehehe

Semoga informasi ini bisa bermanfaat, dan sampai jumpa di postingan selanjutnya 🤗



You May Also Like

3 komentar

  1. Rata-rata butuh waktu berapa lama untuk ngantre di situ guna pengecekan sertifikat? Kita' antrenya berapa lama?

    BalasHapus
  2. Saya keluarga BPN :)
    Papiku, omku, tanteku, sepupu sampe ponakan rata-rata kerja di BPN.
    Setelah Papiku pensiun, lanjut jadi PPAT, jadi tetap berhubungan dengan pihak BPN dan segala urusan tanah.

    Sebenarnya pengurusan di BPN itu mudah, cepat dan biayanya relatif terjangkau sesuai standar.
    Yang kadang orang bilang susah, ribet dan mahal itu kalo mereka pake calo untuk mengurus. Jadinya dipersulit.

    BalasHapus
  3. selama iini yang s tw kalau mau pengecekan sertifikat tanah yah lewat notaris dan kadang mikir biayanya wadduhh muahalee hahah, ternyata bisa ji dlakukan sendiri, gampang dan pastinya lbh murah hahah, thanks infonya kak

    BalasHapus