FEMME DAN CBFW 2019 MAKASSAR “THE FUTURE OF CULTURE”

by - 06.22


Alhamdulillah senang sekali rasanya untuk pertama kalinya menjadi bagian dari FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019 setelah beberapa tahun berturut-turut hanya datang sebagai pengunjung. Sejak dulu Event ini memang menjadi salah satu yang menarik perhatian saya, dan tidak pernah sekalipun saya lewatkan meskipun hanya datang sesekali setiap tahunnya hanya untuk jajan-jajan baju dan nonton fashion show.

Dan lagi-lagi, keterlibatan saya ini atas ajakan Zilqiah, sosok yang selalu memberi semangat untuk nge-blog, si Duta Blogger Makassar. Kenapa saya menyebut dia Duta Blogger? Karena dia memang tidak pernah bosan untuk mengajak saya (dan teman-teman lainnya) kembali mengaktifkan akun Blog yang sudah mati suri selama kurang lebih 9 tahun hahaha. Dan memang akhir-akhir ini dia menjadi a Positive Vibes bagi saya, yang mengajak saya merasakan kembali dunia saya yang telah lama hilang, dan memberi saya kegiatan baru setelah bertahun-tahun ini merasa jenuh dengan kegiatan ngantor setiap hari yang begitu-begitu saja (Ujung-ujungnya curhat dan keluar dari topik, pardon me hahaha)

Kembali ke Femme dan CBFW 2019, dengan mengangkat tema “The Future Of Culture”, event ini menjadi salah satu indikator kemajuan industri fashion tanah air dan diharapkan bisa menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang kekuatan kekayaan budaya Indonesia khususnya Sulawesi Selatan, dan menjadi tambahan wawasan juga kepada saya pribadi untuk lebih mengenal deretan Desainer kebanggaan Indonesia. Dengan adanya event ini, saya benar-benar merasakan kebanggaan tersendiri sebagai warga Sulawesi Selatan.

Saya dan beberapa teman Blogger Makassar menghadiri Opening Ceremony FEMME dan CBFW 2019 dengan Outfit yang ditentukan yaitu “touch of ethnic” pada hari Rabu, 03 April 2019 di Hotel Four Points Makassar. Disinilah Event ini berlangsung sampai hari Minggu, 07 April 2019.


Foto bersama teman-teman blogger sebelum ke panggung acara pembukaan
Tari Cora' Labba yang luar biasa memukau menjadi pembuka acara Opening Femme dan CBFW kali ini, tidak hanya gerakan demi gerakan yang indah, pada tarian ini dipamerkan pula cara pembuatan Lipa Sabbe yang merupakan sarung khas Sulawesi Selatan. Dan ini juga merupakan kali pertama saya menyaksikan langsung pertunjukan tarian ini.


FEMME dan CBFW 2019 dibuka secara resmi oleh Ir. Liestianty F Nurdin, M. Fish selaku ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan dan isteri dari Gubernur Sulawesi Selatan. Selama beliau memberi sambutan, saya tidak berhenti mengagumi outfit yang dikenakan, dan ternyata itu adalah rancangan dari Steven Tach, Desainer asal Jepang yang juga menjadi magnet pengunjung penikmat fashion untuk datang ke event ini. 


Beberapa rancangan Steven Tach juga dipamerkan pada Opening FEMME & CBFW 2019 ini. Dibuat dari bahan kain tradisional Sulawesi Selatan yang khusus menggunakan ciri khas dari Steven Tach. Ketika melihat para model berjalan diatas catwalk, sudah langsung dapat ditebak nuansa Jepang yang dipadukan dengan budaya Indonesia khususnya Sulawesi Selatan.

Tidak selesai sampai disitu, Opening FEMME dan CBFW 2019 juga menghadirkan Deden Siswanto, salah satu desainer terbaik Indonesia yang juga menampilkan karya terbaiknya kali ini. Dengan tema “Lipa Lagosi dan Kagirinaku” beliau menampilkan karyanya dengan berbagai ornamen unik yang ternyata juga terinspirasi dari kehidupan tradisional Jepang. Beberapa model terlihat memakai bakul gandum dan beberapa hasil bumi lainnya. Dan menurut saya ini salah satu cara menarik perhatian yang luar biasa, fashion show kali ini dibuat lebih variatif dan tidak monoton. Dan tentunya setelah acara Opening selesai, saya dan teman-teman berjalan berkeliling mengitari booth demi booth untuk melihat-lihat baju, aksesoris, sepatu dan tas lucu. Bagaimanapun, naluri seorang perempuan emang ga jauh-jauh dari sana ya.





Blogger Makassar X Deden Siswanto
 Karena kesibukan saya sebagai pekerja kantoran dengan jam kerja 8.00 – 17.00, akhirnya saya tidak sepenuhnya menikmati rangkaian acara pada event ini, ada beberapa fashion show yang saya lewatkan, dan yang paling disayangkan adalah karena tidak sempat melihat langsung fashion show “DOA” karya Dewi Sandra, salah satu wanita inspiratif bagi saya. Jadi beberapa hari setelah Opening, saya hanya menyempatkan diri berkunjung selepas jam kerja, itupun hanya mampir sebentar karena ada si kecil yang sudah setia menanti mama nya dirumah. Hehehe..

Minggu 07 April 2019, karena bertepatan dengan jadwal arisan teman-teman Hijabsist (arisan ini sudah berlangsung sejak 2011, kapan-kapan saya akan cerita ah tentang geng arisan kami ini, doakan ga mager ya hihi), akhirnya kami memutuskan untuk melaksanakan arisan di Hotel Four Points, maklum teman-teman arisan saya juga termasuk penikmat fashion, maka sepakatlah kami melaksanakan arisan disana. Dan karena kemarin itu merupakan hari terakhir FEMME dan CBFW 2019, lokasi event menjadi sangat ramai pengunjung karena beberapa booth memang memberi banyak diskon yang menarik hati. 


Beberapa dari sekian banyak member arisan Hijabsist yang sempat hadir


CLOSING CEREMONY FEMME dan CBFW 2019

Official Blogger X Media Makassar

Ibu Icha AZ Lily, Wanita dibalik terselenggaranya FEMME dan CBFW 2019
Tidak kalah memukaunya dengan Opening Ceremony FEMME dan CBFW 2019, Closing Ceremony nya pun berjalan dengan sangat khidmat. Dibuka dengan lagu “Anging Mammiri” yang dinyanyikan oleh Nindy Ayunda dengan sangat merdunya, fashion show yang diisi oleh Ririen Ekawati yang menggunakan pakaian karya Viena Mutia, salah satu desainer muda Indonesia yang populer di kalangan sosialita Indonesia, dan beberapa rancangan karya Ghea Indonesia yang juga menarik perhatian saya.

Closing Ceremony kali ini juga merupakan kali terakhir bagi Ibu Indira Jusuf Ismail, isteri dari Bapak Walikota Makassar yang tahun ini sudah mengakhiri masa jabatannya. Selama kurang lebih 5 tahun ibu Indira menjadi salah satu yang memberi dukungan penuh terhadap event ini.

Alhamdulillah Banyak kenalan baru, pengalaman baru, dan wawasan baru bagi saya pribadi dengan menjadi bagian dari event keren ini. Dua jempol tinggi-tinggi kepada 3 Pro Management sebagai penyelenggara setiap tahun dengan konsep yang selalu menarik. Semoga saya selalu diberi kesehatan dan kesempatan untuk bergabung pada event-event fashion selanjutnya. Sampai jumpa di FEMME dan CBFW 2020, Insya Allah

You May Also Like

6 komentar

  1. 😍😍 awesome
    Keep writing May

    BalasHapus
  2. yuhuuu doakan unnii biar nda mager hahahahahah

    BalasHapus
  3. aduhh paragraph keduanya gollaaaaaa deh.
    jadi kapan ko traktir ka iniii ala ala gaji pertama sebagai blogger
    (eh)
    AHAHAHAHAHHA nda boleh bgitu dii' harus ikhlas ngeblog, ikhlas nulis karena memang mau menuangkan passion, insyaALLAH bonus2nya nyusul mengikuti . asyike.
    semoga kamu kedepannya tetap menjaga khidmat dan nikmat menulis blog bukan karena materinya tapi lebih ke tentang manfaatnya. be care full. asyike* HAHAHAH

    Btw di FEMME ko lupa cerita dong soal kuliner2nya hahaha habis berapa kita jajan di sana wkwkwkwk tteupp ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahaha iya dih. terlalu banyak yang mau dicerita jadi dilupami baguan jajan-jajannya bela..

      Kopterkan mi yuuukkkk

      Hapus
  4. Keren,masra sudah jago nulis dan bercerita panjang kali lebar,gaya bahasa dan alur ceritanya tidak membosankan untuk dibaca sampai diakhir paragraf,eeh jgn lupa traktir ya kalau sdh blogger terkenal☺️, semangat terus untuk menulis dan bercerita diblogg nya ��,,ditunggu tulisan selanjutnya��

    BalasHapus
    Balasan
    1. astagaaaa sisteeerrrr, ternyata kamu sudah jadi blogger juga ya skrg. alhamdulillaaah.. iya nih doakan ya biar bisa mengikuti jejak bu ani sygcuuu

      Hapus